Salah satu umat terbesar di dunia adalah umat islam. Islam sendiri adalah salah satu agama yang tergolong cukup pesat pertumbuhannya. Dan bahkan bisa dibilang lebih cepat daripada pertumbuhan penduduk di dunia yaitu sekitar 2,9 % per tahun, sedangkan persentase pertumbuhan penduduk di dunia hanya sekitar 2,3 %. Dengan penyebaran yang merata ke seluruh dunia, maka secara otomatis umat Islam yang ada di berbagai belahan dunia ini juga memiliki tradisi dan budaya yang berbeda beda.

Dan bahkan dalam hal penyebutan pakaian muslim yang dikenakan, terlebih pakaian muslim untuk kamu laki laki. Jika kamu belum tahu beberapa istilah penyebutan pakaian muslim pria dari berbagai negara, maka berikut dibawah ini beberapa istilah penyebutannya diantaranya yaitu :

  1. Galabiyya

Galabiyya ini sebuah jubbah longgar yang dikenakan oleh pria muslim di Mesir, meski memang adanya beberapa negara Arab lainnya yang sama menggunakan istilah tersebut. Tetapi Galabiyya asal Mesir memiliki keistimewaan yang terlihat lebih kasual sehingga sangat cocok dikenakan kemana saja, kapan saja, dan dimana saja. Cocok dikenakan untuk menghadiri acara formal ataupun non formal.

  1. Jubbas

Jubbas merupakan sebuah baju berlengan panjang yang dapat menutupi bagian tubuh hingga mata kaki. Biasanya pakaian muslim ini dikenakan oleh laki laki muslim di Arab, sama seperti dengan Galabiyya tetapi yang membedakannya hanyalah istilah yang dikenakannnya. Jubba yang berasal dari bahasa Turki ini berarti sepanjang mata kaki. Untuk jenis pakaian Jubba ini biasanya tidak dihadirkan dalam banyak warna dan gayanya yang cenderung lebih polos serta didominasi oleh warna warna netral seperti hitam, putih, dongker, abu abu, serta tidak ditemukannya motif atau corak pada pakaian muslim ini.

  1. Koko

Baju koko merupakan pakaian muslim untuk pria yang paling umum dikenakan di Indonesia. Ternyata asal muasal baju koko ini dimulai dari pengaruh bangsa Tionghoa di Indonesia. Dimana baju koko ini sudah dikenakan secara turun temurun dari masyarakat China yang dulunya itu disebut dengan nama Tui Khim. Dan hingga saat ini, baju koko tersebut terus menjadi populer. Nama “koko” ini sendiri diambil dari nama panggilan orang Indonesia kepada kaum laki laki Tionghoa yang biasanya disebut dengan engko atau engkoh, yang setelah itu berkembang menjadi koko. Sebutan tersebut semakin melekat sehingga dikenal dengan sebutan baju koko. Kehadiran baju koko tersebut menjadi bukti sejarah otentik tentang akulturasi bangsa Indonesia dengan kebudayaan Tionghoa di Indonesia.

  1. Kurta

Kata Kurta berasal dari bahasa Hindi yang merupakan pakaian tradisional bagi orang orang yang berada di Afganistan, Bangladesh, India, Pakistan, Nepal, serta Srilanka. Tetapi biasanya para pria muslim mengenakan Kurta yang berasal dari Pakistan. Jika dilihat dari modelnnya memang tidak jauh berbeda dengan Jubba dan gallabita karena panjang kurta juga hingga menutupi tubuh. Meski begitu, Kurta ini tidak sepanjang jubba dan galabiyya yang tidak membutuhkan celana sebagai pelengkapnya, sedangkan kurta membutuhkan celana dan memiliki ukuran paling dalam hingga lutut.

Selain itu masih ada istilah lainnya dalam penyebutan pakaian muslim untuk pria ini seperti Thobes atau Tawb yang berasal dari Timur Tengah. Pakaian muslim ini memiliki banyak kesamaan dengan model jubba dan galabiya, mungkin yang menjadi masalah hanya pada penaman dan asal daerah dari pengguna pakaian tersebut saja.